CV. Plastindo Jaya Lestari memproduksi berbagai jenis produk kursi, salah satunya adalah kursi OL 203. Dalam proses produksi kursi OL 203, masih terdapat berbagai kendala dalam menjaga atau meningkatkan kualitas produknya, kendala dalam produksi kursi ini seperti terbakar, tidak penuh (pendek), laundry, setting. Perusahaan masih memiliki masalah dengan jumlah produk cacat yang disebabkan oleh berbagai faktor yang menyebabkan penurunan kualitas yang mengakibatkan penurunan laba yang diperoleh di perusahaan. Penelitian ini akan menggunakan dua metode: Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Fault Tree Analysis (FTA). Dari hasil pengolahan data, disimpulkan bahwa short deffect (tidak full) adalah jenis deffect yang paling banyak terjadi dalam produksi dengan total 296 kursi dan yang paling sedikit deffect adalah setting dengan total 16 kursi. Berdasarkan hasil ini, efek terbesar dipilih untuk diperbaiki. Kata kunci: FMEA, FTA, cacat produk, kualitas control, RPN
Copyrights © 2022