CV. Aderina merupakan industri mikro rumahan yang produksi tempe yang terletak di Jl. Raya Sembayat No. 95, Area Sawah/Kebun, Sembayat, Kec. Manyar, Kab. Gresik dan berdiri sejak tahun 1990. Permasalahan yang seing terjadi adalah masih banyak dijumpai produk tempe yang mengalami kecacatan yang akan mengurangi kepercayaan konsumen. Maka dari itu perusahaan diharuskan melakukan pengendealian kualitas. Pengendalian kualitas yaitu kegiatan yang harus dilaksanakan oleh perusahaan untuk mengurangi cacat produk dengan standart perusahaan. Dalam penelitian ini peneliti menemuakan jenis cacat produk seperti kemasukan benda asing, berwarna kehitam-hitaman, dan tingkat kematangan. Dan dalam melakukan pengendalian kualitas peneliti menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) dengan alat bantu , Cause and Effect Diagram, Histogram, Check Sheet, Pareto Diagram, Control Chart, Flowchart, dan Scatter Diagram. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan usulan kepada perusahaan dalam mengatasi kecacatan pada produk tempe. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan, menunjukkan bahwa dari 25.785 pcs tempe yang di produksi, telah ditemukan produk yang cacat sebanyak 343 pcs. Kecacatan pada tempe yang paling dominan adalah kemasukan benda asing, tingkat kematangan. Kata Kunci: Pengendalian Kualitas, Tempe, Cacat, SQC, Kualitas
Copyrights © 2022