Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies
Vol 38, No 1 (2000)

Beyond Ideological Intepretation: Naṣr Abū Zayd’s Theory of Qur’anic Hermeneutic

Moch. Nur Ichwan (Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2022

Abstract

Artikel ini membahas hermenutika al-Qur'an yang dikemukakan oleh Nasr Hamid Abu Zaid, seorang intelektual Mesir yang dituduh murtad karena teori interpretasi yang dikemukakannya. Abu Zaid sangat kritis terhadap "interpretasi-interpretasi ideologis" yang dapat mereduksi nilai interpretasi dan mengarah kepada interes-interes ideologi penafsir, baik ideology konservatif maupun liberal. Interpretasi semacam ini dapat mengarah kepada pragmatisme. Atas dasar itu, ia mengkritik tajam 'Abd al-Ṣābūr Syāhīn dan Muhammad al-Gazali di satu sisi, dan Hasan Hanafi di sisi lain, karena menurutnya penafsiran mereka itu penuh dengan wama-wama ideologis.  Untuk mengurangi pengaruh ideologi Abu Zaid menawarkan ide perlunya pendekatan susastra dalam studi al-Qur'an, sebagaimana yang pernah dikemukakan oleh Amin al-Khuli.  Dalam artikel ini penulis mencoba untuk mengajukan beberapa pembahasan sekitas beberapa aspek interpretasi, antara lain: masalah validitas dalam interpretasi. Artikel ini ditutup dengan diskusi sekitar sumbangan abu Zaid terhadap diskursus al-Qur'an, secara kritis. 

Copyrights © 2000






Journal Info

Abbrev

AJIS

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Al-Jamiah invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islam, Muslim society, and other religions which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of law, philosophy, mysticism, history, art, ...