Pala Booi merupakan sebutan masyarakat negeri Booi, kecamatan Saparua, kabupaten Maluku Tengah bagi tanaman pala milik mereka. Luas areal perkebunan pala di negeri Booi adalah 13 HA dengan jumlah pohon pala sekitar 1274 pohon. Kapasitas panen buah pala adalah 900-1200 buah pala gelondongan (utuh) per pohon atau 37,5–50Kg. Daging buah pala yang dapat dihasilkan adalah 30-40Kg/pohon dan dalam setahun terdapat 3 kali musim panen, sehingga kapasitas panen daging buah pala dalam setahun adalah 120Kg/pohon. Dengan kondisi ini, dapat diperkirakan jumlah daging buah pala yang terbuang di negeri Booi adalah sebanyak 152.880 Kg atau 152,88 ton daging buah pala per tahun. Besaran tersebut mengisyaratkan bahwa pala Booi memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk unggulan dan turunannya. Berdasarkan penelitian sebelumnya, produk yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk unggulan negeri Booi selain produk serbuk sari buah pala adalah jus pala. Jus pala merupakan alternatif minuman ringan yang sehat dan masih langka di masyarakat sehingga layak untuk dikembangkan. Untuk itu diperlukan suatu studi kelayakan bisnis yang dapat menjadi acuan untuk membangun usaha tersebut
Copyrights © 2019