Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
Vol 6, No 1 (2022)

PELATIHAN PEMBUATAN SABUN MARBLE DARI MINYAK JELANTAH SEBAGAI PRODUK SOUVENIR DI BANK SAMPAH LINTAS WINONGO, BUMIJO, KOTA YOGYAKARTA

Utaminingsih Linarti (Unknown)
Amalia Yuli Astuti (Universitas Ahmad Dahlan)
Gita Indah Budiarti (Universitas Ahmad Dahlan)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2022

Abstract

Program Pengabdian pada Masyarakat (PPM) sudah dilakukan selama 2 tahun di bank sampah Lintas Winongo. Anggota Bank Sampah sudah memahami bahwa sampah minyak bekas pakai merupakan jenis sampah yang cukup berbahaya apabila dibuang di saluran air. Perlu adanya penambahan jenis produk baru sebagai tambahan pengetahuan dan ketrampilan anggota Bank Sampah Lintas Winongo. Program PPM ini memfokuskan pada penambahan produk lain dari minyak goreng bekas pakai yaitu produk sabun marble sebagai produk souvenir dan pendampingan pengelolaan perhitungan keuangan. Metode yang digunakan yaitu (1) Sosialisasi, pelatihan dan pendampingan pembuatan sabun marble sebagai produk souvenir dan (2) Sosialisasi dan pendampingan penetapan harga pokok produksi ideal. Pelaksanaan PPM dilakukan secara luring dan daring pada bulan Agustus 2021 dan September 2021. Terdapat peningkatan pengetahuan dari 8% menjadi 92% dan peningkatan ketrampilan dari 8% menjadi 100% dengan adanya program PPM ini. Selain itu juga adanya kemanfaatan program PPM yang telah dilakukan.  Abstract. The Community Service Program (PPM) has been carried out for 2 years at the Lintas Winongo waste bank. The members of the Waste Bank already understand that used oil waste is a type of waste that is quite dangerous if it is disposed of in waterways. It is necessary to add new types of products as additional knowledge and skills of members of the Lintas Winongo Waste Bank. This PPM program focuses on adding other products from used cooking oil, namely marble soap products as souvenir products and assistance in managing financial calculations. The methods used are (1) Socialization, training and assistance in making marble soap as a souvenir product and (2) Socialization and assistance in determining the ideal cost of production. The PPM implementation is carried out offline and online in August 2021 and September 2021. There is an increase in knowledge from 8% to 92% and an increase in skills from 8% to 100% with this PPM program. In addition, there is also the benefit of the PPM program that has been carried out.

Copyrights © 2022