Kelompok tani adalah kelembagaan pertanian yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan, sumberdaya, dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggotanya. Kelompok tani dibentuk dengan tujuan untuk lebih meningkatkan dan mengembangkan kemampuan anggota nya agar lebih berperan dalam pembangunan. Terdapat dua kelompok tani di Desa Bobosan yaitu kelompok tani Ngudi Tani dan Tani Maju. Keduanya melakukan kegiatan usahatani padi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui perbandingan tingkat motivasi yang dimiliki anggota kelompok tani Ngudi Tani dengan Tani Maju di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara; 2) Mengetahui perbandingan pendapatan usahatani kelompok tani Ngudi Tani dengan Tani Maju di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara. Penelitian dilakukan di Desa Bobosan pada bulan Agustus sampai dengan September 2020. Pengambilan responden dilakukan dengan metode sensus. Responden penelitian adalah anggota kelompok tani Ngudi Tani dan Tani Maju sebanyak 45 responden. Metode analisis yang digunakan adalah metode Likert, Method of Successive Interval (MSI), analisis biaya dan pendapatan, dan analisis deskriptif. Penelitian menunjukkan: 1) Terdapat perbedaan rata-rata motivasi pada kelompok tani Ngudi Tani dengan Tani Maju, nilai motivasi anggota kelompok tani Ngudi Tani sebesar 2,452 dan lebih tinggi dibandingkan dengan anggota kelompok tani Tani Maju sebesar 1,994. 2) Terdapat perbedaan rata-rata pendapatan pada anggota kelompok tani Ngudi Tani dengan Tani Maju. Nilai pendapatan kelompok tani Ngudi Tani sebesar Rp. 2.448.274,7 lebih besar dibandingkan dengan Tani Maju sebesar Rp. 1.829.522,8. Kata kunci: Kelompok tani, motivasi, pendapatan.
Copyrights © 2022