Ketertarikan terhadap profesi guru merupakan awal dari sebuah minat menjadi guru. Riset dalam artikel ini bertujuan untuk mengukur dampak persepsi profesi guru, lingkungan keluarga, dan efikasi diri ke minat menjadi guru, persepsi profesi dan lingkungan keluarga ke efikasi diri serta persepsi profesi guru dan lingkungan keluarga ke minat menjadi guru melalui efikasi. Riset tersebut dilakukan pada 158 mahasiswa angkatan 2017 dan 2018 program studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Surabaya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan di analisis dengan analisis jalur. Kesimpulan penelitian yakni persepsi profesi guru dengan P-Value sebesar 0.088, lingkungan keluarga dengan P-Value sebesar 0.000, dan efikasi diri ke minat menjadi guru dengan P-Value sebesar 0,000. Persepsi profesi dan lingkungan keluarga ke efikasi diri dengan P-Value sebesar 0,000 dan 0,004. Persepsi profesi guru dan lingkungan keluarga ke minat menjadi guru melalui efikasi diri dengan P-Value sebesar 0,003 dan 0,011. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak dan untuk H2, H3, H4, H5, H6, dan H7 diterima dalam riset ini.
Copyrights © 2022