Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang penerapan berbagai Praktek Akuntansi Manajemen (PAM) di UKM di Kabupaten Rembang. Data dikumpulkan melalui survei dan mendapatkan hasil, UKM di kabupaten Rembang yang telah menggunakan PAM sebanyak 54 UKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktek akuntansi manajemen seperti penganggaran konvensional, pengukuran biaya tradisional banyak digunakan responden. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah mengadopsi satu atau lebih kegiatan yang terkait aspek keuangan dan non keuangan tetapi ketergantungannya lebih besar pada kegiatan keuangan daripada non keuangan. Kegiatan non keuangan yang sering digunakan responden adalah tepat waktu. Temuan ini menunjukkan bahwa responden yang terkait dengan kegiatan ukuran kinerja non keuangan, lebih berfokus pada proses internal dan pelanggan daripada berfokus ke karyawan. Responden juga menunjukkan rendahnya penggunaan semua teknik penilaian investasi dalam proses pengambilan keputusan mereka. Temuan tersebut menunjukkan bahwa ukuran UKM yang relative kecil dan beberapa kendala yang kemungkinan terjadi untuk mengadopsi PAM yang komprehensif di perusahaan mereka. Sedangkan untuk hasil uji hipotesis menujukkan bahwa ketidakpastian lingkungan, persaingan pasar, dan partisipasi pemilik secara parsial berpengaruh positif signifikan terkait penggunaan praktek akuntansi manajemen. Dan kualitas staf akuntansi internal berpengaruh positif tidak siginifikan terhadap penggunanaan praktek akuntansi manajemen.
Copyrights © 2022