Peneliti menemukan perbedaan antara aturan gramatikal tentang susunan adad dan ma’dud dalam Al-Qur’an. Oleh karena itu, penting bagi peneliti untuk membahas topik ini karena susunan adad dan ma’dud beserta pengoperasiannya terdapat dalam Al-Qur’an. Peneliti membahas tentang adad dan ma’dud dari bilangan 11 sampai seterusnya didalam Al-Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sususan adad dan ma’dud dari bilangan 11 sampai seterusnya didalam Al-Qur’an. Jenis penelitian ini adalah penelitian Literatur dengan pendekatan kualitatif. Data pokoknya adalah ayat Al-Qur'an. Sub data yang diperlukan pada penelitian ini adalah kata adad dan ma’dud didalam Al-Qur’an. Metode yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan data ini adalah metode pengumpulan studi literatur yang memiliki relevansi terkait dengan pembahasan adad dan ma’dud. Metode yang digunakan peneliti untuk menganalisis data ini adalah metode analisis konten. Hasil penelitian ini adalah terdapat tujuh pola adad murakkab, tiga belas pola adad mufrad, dua pola adad ma’tufh, dan dua belas pola adad mudhaf didalam Al-Qur’an. Selain daripada itu, terdapat perbedaan antara pola adad dan ma’dud didalam Al-Qur’an terhadap kaidah bahasa arab pada pola susunan adad dan ma’dud. Sebagai berikut: Dua puluh orang yang sabar termasuk adad mufrad, seratus orang yang sabar termasuk adad mudhaf, tiga ratus ditambah Sembilan termasuk adad mudhaf dan adad ma’thuf, dua belas suku kabilah yahudi termasuk adad murakkab.
Copyrights © 2022