Peningkatan produktivitas padi dapat melalui berbagai cara. Salah satunya adalah dengan mengenalkan teknologi sistem tanam jajar legowo. Jajar legowo merupakan sistem tanam padi yang dikembangkan dengan mengubah jarak tanam yang terbukti dibandingkan dengan sistem tanam tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi tanam jajar legowo terhadap petani padi di Pulau Bawean dan mengetahui faktor- faktor mempengaruhi adopsi sistem jajar legowo terhadap petani padi di Pulau Bawean. Penelitian ini dilakukan di Desa Bululanjang, Desa Balik terus di Kecamatan Sangkapura serta Desa Kelompanggubug, Desa Sukaoneng di Kecamatan Tambak dengan pertimbangan keempat desa tersebut mempunyai produksi padi tertinggi di Pulau Bawean. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu 60 petani. Analisis yang digunakan untuk pada penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dengan menggunakan skala likert dan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas tingkat adopsi petani berada pada tingkatan tinggi dengan persentase sebesar 71,67% yang menunjukkan petani padiĀ dapat mengadopsi sistem jajar legowo dengan baik. Adapun faktor yang berpengaruh terhadap tingkat adopsi petani padi di Pulau Bawean yaitu luas lahan dan partisipasi dalam kegiatan penyuluhan, sedangkan faktor yang tidak berpengaruh adalah usia, tingkat pendidikan dan pengalaman berusahatani.
Copyrights © 2022