Tujuan penelitian ialah untuk mengkaji self-regulation learning, dan dampaknya, serta mengevaluasi seberapa banyak tingkatan self-regulation learning yang dimiliki Mahasiswa Akuntansi Universitas Muhammadiyah Palopo di tengah pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan dideskripsikan secara deskriptif dengan menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan cara penerapan self-regulation learning yang berbeda dalam pembelajaran dan terbagi atas dua yaitu tingkat self-regulation learning tingkat tinggi dan self-regulation learning tingkat rendah. Dari pendalaman self regulation learning terhadap 100 mahasiswa akuntansi yang merupakan mahasiswa semester IV dan VI Universitas Muhammadiyah Palopo ini disimpulkan bahwa 34 mahasiswa yang mempunyai pengaturan diri secara mandiri melalui media seperti youtube, google dan media lainnya, 7 mahasiswa serius mengikuti pembelajaran during, 6 mahasiswa focus menuntaskan tugas tepat waktu, 3 mahasiswa memilih untuk mendalami pelajaran dengan berdiskusi, 6 mahasiswa merekam proses perkuliahan untuk dapat dipelajari kembali secara ofline, 6 mahasiswa mencatat inti pokok pembelajaran untuk dikembangkan, 1 mahasiswa focus mendengarkan, dan sisanya sebanyak 37 mahasiswa cenderung cuek dan malas mengikuti jalannya perkuliahan bahkan sampai tertidur.
Copyrights © 2022