Pengajaran jarak jauh maupun tatap muka terbatas telah dilakukan sejak mewabahnya covid-19. Perihal ini menyisakan masalah bagaimana membuat media dan model pengajaran yang efektif agar tidak terjadi learning loss akibat keterbatasan ruang dan waktu pertemuan. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian tindakan kelas dengan prosedurĀ yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi, evaluasi dan refleksi. Penelitian ini di uji cobakan di KelasĀ XI IPA 2 SMAN 5 Palembang. Penelitian kali ini bertujuan meneliti efektifitas penggunaan media pengajaran interaktif dalam model pengajaran flipped classroom untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar kimia. Hasil analisa dorongan belajar anak didik saat sebelum pemakaian MPI sebesar 25% serta bertambah jadi 94, 4% sehabis penataran memakai MPI pada daur I serta 100% pada sikuls II. Ketuntasan klasikal saat sebelum memakai alat penataran sebesar 41, 67% jadi 83, 33% sehabis memakai MPI pada daur 1 serta 97, 2% pada daur II. Asumsi anak didik kepada pemakaian MPI di percobaan rasio terbatas ataupun rasio besar sebesar 100% mensupport pemakaian alat. Sebaliknya asumsi guru kepada pemakaian alat penataran 100% mensupport. Hasil kelayakan percobaan ahli modul serta ahli alat membuktikan patokan amat pantas dibesarkan.Kata Kunci : MPI, Flipped Classroom, Kimia
Copyrights © 2022