Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jarak tanam dan dosis pupuk organik cair (POC) urine kambing yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda (Brassica narinosa L). Percobaan ini dilaksanakan di Lahan Desa Pulokalapa, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat dengan ketinggian tempat ±5 mdpl. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2021. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Terdapat dua faktor yang terdiri dari 3 taraf yaitu, faktor pertama jarak tanam J1 (30 cm x 30 cm), J2 (40 cm x 40 cm), J3 (50 cm x 50 cm). Faktor kedua adalah pupuk organik cair (POC) urine kambing yang terdiri dari 3 taraf yaitu P1 (7,5 cc/l), P2 (15,00 cc/l), P3 (22,5 cc/l). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga mendapatkan 27 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh interaksi antara jarak tanam dan pupuk organik cair (POC) urine kambing terhadap tinggi tanaman 28 hst dan jumlah daun 28 hst pada tanaman sawi pagoda (Brassica narinosa L.).Terdapat jarak tanam yang memberikan respon terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda (Brassica narinosa L.) yaitu 30 cm x 30 cm dengan pupuk organik cair (POC) urine kambing 7,5 cc/l.
Copyrights © 2022