Permasalahan seputar prestasi belajar siswa yang ada di dalam setiap kelas pada dasarnya merupakan permasalahan yang harus ditangani bersama. Rendahnya prestasi belajar siswa merupakan salah permasalahan yang mendasar dalam setiap kelas. Di kelas XI H SMP Negeri 1 Bangkinang Kota, Kampar terdapat kecenderungan yang tetap pada siswa yang mempunyai prestasi belajar yang rendah. Sehingga tidak heran apabila kelompok 10 rendah kelas selalu diduduki oleh beberapa siswa tertentu saja. Hal ini menimbulkan kesenjangan dalam kelas apabila dibiarkan secara berlarut-larut. Bimbingan konseling juga bertanggung jawab terhadap kondisi ini. Untuk itu guru bimbingan konseling mencoba menerapkan model bimbingan konseling dengan trial and factor dalam rangka mengatasi permasalahan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan konseling trail and factor dalam meningkatkan prestasi belajar siswa dengan prestasi 10 rendah yang ada di Kelas XI H pada. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi: data dokumentasi dari arsip prestasi belajar siswa, dan hasil observasi langsung pada siswa yang menjadi klien dalam bimbingan konseling ini. Focus penelitian in adalah 10 siswa yang mempunyai prestasi 10 rendah kelas. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif interaktif menurut teori HB. Sutopo. Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan proses bimbingan konseling yang dilakukan dengan model trial and factor yang ada pada siswa dengan prestasi 10 rendah yang ada di kelas XI H ini mampu memberikan perubahan prestasi belajar beberapa siswanya. Hal ini ditunjukan dengan adanya peningkatan rata-rata nilai dalam ujian yang ada pada semester I tahun pelajaran 2021/2022 baik ujian mid semester maupun ujian akhir semester. Selain itu juga terdapat peningkatan peringkat kelas dari beberapa siswa setelah dilakukan proses bimbingan konseling dengan menerapkan model trial and factor.
Copyrights © 2022