Diabetes i i(DM) iadalah igangguan iglikemik iyang ikadarnya imelebihi ibatas inormal iatau imelebihi i200 mg/dl. iWorld iHealth iOrganization i(WHO) imencatat ipeningkatan ikasus iDM idi iseluruh idunia ipada itahun 2016. iFlavonoid imerupakan isenyawa iantioksidan idengan iefek iantidiabetes. iSalah isatu itanaman iyang mengandung iflavonoid iadalah iBajaka i(Spatholobus ilittoralis iHask). iPohon iBajaka iberasal idari Kalimantan Tengah idan itelah ilama idigunakan iuntuk imengobati iberbagai imacam ipenyakit. iTujuan idari ipenelitian iini adalah iuntuk imengetahui iapa isaja ipotensi ikandungan iflavonoid i ikayu ibajaka isebagai iobat iantidiabetes. Penelitian iini imerupakan ipenelitian ideskriptif ikuantitatif i idengan imenggunakan imodel ianalisis itinjauan pustaka.Sumber data untuk survei ini adalah Google Sholar. Istilah pencarian untuk artikel ini adalah Spatholobus littotalis Hask, kandungan flavonoid dalam kayu Bajaka, dan diabetes. Sebagai hasil dari penelitian ini, tiga artikel terkait diidentifikasi sesuai dengan kriteria seleksi. Berdasarkan kajian tiga artikel, disimpulkan bahwa kayu bajaka mengandung senyawa flavonoid yang memiliki efek menguntungkan dalam pengobatan DM.
Copyrights © 2022