Media pembelajaran berbasis teknologi sangat penting dikembangkan pada pendidikan saat ini untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan minat belajar peserta didik. Pengembangan media pembelajaran salah satunya dapat menggunakan softwere Blender. Penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis softwere Blender merupakan inovasi baru pada materi jaring-jaring bangun ruang sederhana (kubus dan balok) di kelas V Sekolah Dasar yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Data validitas didapatkan dari lembar validasi ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Data praktikalitas diperoleh dari lembar angket respon guru dan peserta didik. Subjek uji coba terdiri dari 21 orang peserta didik kelas V SDN 24 Parupuk Tabing pada tanggal 3 Juni 2022. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran diperoleh hasil uji validitas sebesar 93,33% dengan kategori sangat valid, dan hasil uji praktikalitas peserta didik memperoleh hasil 91,43% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian media pembelajaran berbasis softwere Blender telah valid dan praktis digunakan di Sekolah Dasar.
Copyrights © 2022