Jurnal Momentum
Vol 17, No 1 (2015): Volume 17 No 1 Tahun 2015

STUDI KINERJA PERSIMPANGAN PRIORITAS SIGEGE KOTA SOLOK

Wilton Wahab (Institut Teknologi Padang)



Article Info

Publish Date
17 Feb 2015

Abstract

Persimpangan Sigege Kota Solok merupakan salah satu persimpangan diantara banyak persimpangan di Kota Solok. Persimpangan tersebut termasuk jenis persimpangan prioritas. Pada persimpangan tersebut sering terjadi kemacetan terutama pada saat jam puncak (peak hour). Tujuan dari studi adalah menilai kinerja persimpangan empat Sigege Kota Solok, memberikan alternatif solusi terhadap peningkatan kinerja persimpangan, serta memberikan rekomendasi untuk peningkatan kinerja persimpangan Sigege kepada instansi terkait. Metode evaluasi dan penilaian kinerja menggunakan MKJI 1997. Pengambilan data dilakukan dengan survei langsung ke lapangan berupa : data geometrik simpang, volume lalulintas, dan data lingkungan. Berdasarkan data survei, volume lalulintas puncak terjadi pada hari Jum’at pagi, yaitu sebesar 1.697,20 smp/jam. Sedangkan berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai kapasitas 2196,8 smp/jam; nilai derajat kejenuhan (DS) adalah : 0,78; nilai tundaan total (DTOT) = 8,79 dt/smp; nilai tundaan jalan utama = 6,49 dt/smp; nilai tundaan jalan minor = 17,17 dt/smp; dan peluang antrian yang akan terjadi adalah antara 24,88% s.d 79,03%. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja persimpangan sudah mendekati kondisi jenuh (DS = 0,78) mendekati level E. Sedangkan jumlah volume lalulintas adalah 1.697,20 smp/jam > 1000 smp/jam, artinya jumlah volume lalulintas puncak pada persimpangan empat Sigege telah diatas jumlah volume lalulintas yang disyaratkan untuk persimpangan prioritas. Agar kinerja persimpangan Sigege dapat dipertahankan secara optimal, maka peneliti merekomendasikan, yaitu : dipasang rambu-rambu lalulintas dilarang berhenti dan parkir disekitar persimpangan (radius 100 m sebelum dan sesudah persimpangan, pelebaran persimpangan terutama pada lengan simpang jalan Perwira dan jalan Tandikat dari sebelumnya 5,50 meter menjadi 8,00 meter, serta pemasangan lampu pengatur lalulintas (traffic light).

Copyrights © 0000