Frasa numeralia dalam bahasa Melayu Jambi, termasuk frasa yang sering dipakai oleh masyarakat Melayu di Provinsi Jambi karena fungsinya yang sangat penting. Kajian ilmiah tentang hal itu jarang dilakukan khususnya kajian tentang pola urutannya. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini terkait dengan pola urutan frasa tersebut. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan kajian morfosintaksis. Data penelitian ini berupa bahasa lisan masyarakat Desa Tarikan Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan rekam. Metode yang digunakan yaitu metode distribusional dengan teknik substitusi, permutasi, dan ekspansi. Hasil dari penelitian ini berupa deskripsi pola urutan unsur-unsur frasa numeralia bahasa Melayu Jambi di DesaTarikan Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Adapun bentuk pola urutan FNum: 1) pola urutan unsur-unsur FNum: Num+KPN antara lain; se+kok (satu, sebuah), tigo+stel (tiga pasang baju), dan duo+ponggek (duabiji). 2) pola urutan unsur-unsur FNum: Num+Adv antara lain; duo+nyok (duabukan) dan duo+be (duasaja). 3) pola urutan unsur-unsur FNum: Num+Gugus antara lain; lapan+belasribu (delapan belasribu), tigo+miliar (tigamiliar), dan semilan+juta (Sembilan juta). 4) pola urutan unsur-unsur FNum: Num+Num antara lain; duo atau+tigo (dua atau tiga), sekokuntuk+gegalo (satu untuk semua), dan limo dan+nam (lima dan enam). Selain hasil temuan tersebut, penulis juga menemukan 2 pola urutan unsur-unsur FNum yakni; 1) pola urutan unsur-unsur FNum: Num+Nantara lain; tigo+molo‘tiga toples’; dan 2) pola urutan unsur-unsur FNum: Num+V; yaitu galoe+wajib ‘semuawajib’.
Copyrights © 2022