Journal of Aquaculture Science
Vol 7 No 1 (2022): Journal of Aquaculture Science

PRODUCTION OF SHRIMP IN INTENSIVE AQUACULTURE SYSTEM OF VANAME SHRIMP (Litopenaeus vannamei) USING DIFFERENT CULTURAL SLUDGE MANAGEMENT METHODS

Isya Tri Pamungkas (Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi)
Anggun Wijaya (Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi)
Bahren Qurrotul Nada (Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi)
Mega Yuniartik (Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi)



Article Info

Publish Date
11 Jun 2022

Abstract

Masalah utama pada budidaya  udang secara intensif adalah menurunnya kualitas air yang layak selama pemeliharaan udang dan munculnya penyakit. Masalah ini mengakibatkan  menurunya produktifitas udang vaname. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penerapan metode pengelolaan lumpur, dengan tujuan untuk mengurangi tumpukan lumpur didasar tambak intensif. Metode pengelolaan lumpur antara lain sistem, CRS (Close Resirculating System), semi close dan bioflok. Metode penulisan yang digunakan yaitu studi pustaka, untuk analisis data dengan membandingkan rata rata data produksi dan kualitas air pada masing masing sistem. Pengelolaan lumpur pada sistem CRS, memindahkan sisa bahan organik kedalam kolam pengendapan. Pada sistem semi close, membuang lumpur secara berkala melalui central draine. Pengelolaan lumpur pada sistem bioflok, memanfaatkan bakteri heterotopik untuk mengolah sisa bahan organik. Average Daily Gain (ADG) terbesar terdapat pada sistem bioflok sebesar 0.16 g/day dan terkecil pada sistem semi close sebesar 0,11 gr/day. Survival rate (SR) tingkat kelulus hidupan tertinggi pada sistem bioflok dengan SR mencapai 88%, dan terendah pada sistem CRS yaitu 81%. Feed Convertion Ratio (FCR) terbaik pada sistem bioflok yaitu nilai FCR mencapai 1.26, berikutnya sistem CRS dengan FCR 1.33, dan pada sistem semi close nilai FCR mencapai 1.93. Sistem pengelolaan lumpur terbaik  dari ketiga sistem tersebut yaitu sistem bioflok. Rata-rata data kualitas air harian dari ketiga sistem tersebut masih dalam kondisi optimal, walaupun pada parameter amonia, nitrit, dan nitrat terpaut tinggi, namun pada tingkat kelulus hidupan udang ketiga sistem tersebut masih diatas 80%.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JoAS

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Journal of Aquaculture Science (JoAS) merupakan media pertukaran informasi dan karya ilmiah pada bidang Akuakultur meliputi teknik budidaya, teknologi, reproduksi dan penyakit ikan pada budidaya. Secara umum, Journal of Aquaculture Science menerima artikel hasil penelitian review artikel dan ...