Abstrak. Perencana struktur di negara Indonesia dituntut agar lebih kreatif dan inovatif dimana negaraIndonesia merupakan wilayah rawan terhadap gempa bumi. Dalam Tugas Akhir merencanakan gedungHotel Leko di Kota Belitong. Struktur yang digunakan konstruksi beton bertulang yang terdiri dari 10 lantai+ atap. Sebagai pemecah gaya gempa pada gedung hotel Leko digunakan dinding geser yang mengacu padaperaturan SNI 2847:2013 untuk perencanaan beton bertulang dan SNI 1726:2012 untuk acuan bebangempa. Perhitungan beban gempa yang terjadi pada gedung menggunakan analisa statik ekuivalen. Untukanalisa gaya-gaya dalam yang terjadi pada struktur ini menggunakan program komputer SAP2000 V 11Dari analisa diperoleh kontrol batas simpangan antar lantai tingkat desain pada lantai tertinggi adalah 0,025m, lebih kecil dari nilai simpangan tingkat ijin 0,0088 m. Letak dinding geser memenuhi persyaratan yaituuntuk SRPMK lebih besar dari 25 persen dan dinding geser lebih kecil dari 75 persen. Hasil analisa menunjukkanbahwa gedung sudah memenuhi standar sebagai gedung tahan gempa. Dinding geser direncanakan denganketebalan 40 cm menggunakan tulangan longitudinal D36-70 dan tulangan sengkang 2D25-50.Kata kunci : Gedung , dinding geser, gempa, beton bertulang
Copyrights © 2018