Motivasi belajar siswa kelas X di SMPN 9 Kota Bima masih rendah dikarenakan penggunaan metode dalam pembelajaran yang belum sesuai. Salah satu upaya yang harus dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk meningkatkan motivasi belajar siswa adalah dengan menerapkan metode yang sesuai dengan materi pelajaran yang hendak diajarkan, seperti pada materi ibadah haji dan umroh guru menerapkan metode bervariasi. Oleh karena itu tujuan dari penelitian untuk meningkatkan motivasi belajar siswa setelah menggunakan metode bervariasi pada materi pokok ibadah haji dan umroh. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, tindakan, dan angket. Sumber data pada penelitian ini diperoleh langsung di lapangan. Berdasarkan pembahasan dan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa penerapan metode bervariasi pada materi pokok ibadah haji dan umroh dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa pada mulanya dapat dinilai dengan kurang. Namun dengan adanya Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini menjadikan motivasi belajar siswa semakin meningkat pada materi pokok ibadah haji dan umroh. Hal ini dapat dinyatakan adanya peningkatan motivasi siswa pada materi pokok ibadah haji dan umroh dapat dilihat berdasarkan hasil angket motivasi belajar siswa. Kondisi awal motivasi belajar siswa adalah 49,65. Pada Siklus I (Pertemuan I) meningkat menjadi 58,65, sedangkan pada Siklus I (Pertemuan II) mencapai 70,39. Pada Siklus II (Pertemuan I) motivasi belajar siswa meningkat menjadi 75,17, dan pada Siklus II (Pertemuan II) mencapai nilai 85,41. Dengan demikian terjadi peningkatan motivasi belajar pada setiap siklus.
Copyrights © 2020