Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan novel Geger Perang Bubat dengan menggunakan teori semiotika Charles Sanders Pierce sebagai model analisis. Model analisis teori semiotika Charles Sanders Peirce dalam novel mencakup analisis tanda ikon, indeks, dan simbol dalam novel. Penelitian ini termasuk penelitian pustaka dengan metode kualitatif interpretatif. Data diperoleh melalui sumber data primer dan skunder. Data yang diperoleh dijelaskan secara deskriptif interpretatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian menggunakan metode dokumentasi dan metode telaah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuduhan sebagian pembesar Majapahit terhadap Gajah Mada yang berambisi menyatukan nusantara merupakan ikon dari watak Raja Kertanegara karena dianggap sama-sama berambisi meluaskan kekuasaan walaupun harus menyingkirkan lawan politiknya. Di sisi lain, tuduhan yang di tujukan kepada Gajah Mada merupakan indeks dari konspirasi politik sebagian pejabat Majapahit untuk menyingkirkan Gajah Mada dari percaturan politik di kerajaan Majapahit. Di samping itu, fitnah yang di mainkan oleh sebagian pejabat Majapahit untuk menghancurkan nama baik Gajah Mada merupakan simbol dari kebencian sebagian pejabat Majapahit akibat dendam masa lalu dan timbulnya keinginan untuk mengikis dominasi Gajah Mada di kerajaan Majapahit.
Copyrights © 2022