Permasalahan dalam penelitian ini yaitu tingginya tingkat konformitas negatif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Tingkat perilaku konformitas negatif siswa di SMA Negeri 12 Makassar. 2) Teknik assertive training dapat mengurangi perilaku konformitas negatif di SMA 12 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model Quasi experimental design. Desain Eksperimen yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X sebanyak 68 siswa dan sampel penelitian sebesar 18 siswa yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang masing-masing berjumlah 9 siswa. Penarikan sampel dengan teknik proporsional random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument skala perilaku konformitas negatif dan pedoman observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis parametrik, yaitu uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tingkat konformitas negatif di SMA 12 Makassar berada pada kategori tinggi. 3) Ada perbedaan konformitas negatif pada kelompok yang diberikan perlakuan dan pada kelompok yang tidak diberikan perlakuan berupa teknik assertive training. Artinya, penerapan teknik assertive training dapat mengurangi konformitas negatif siswa di SMA Negeri 12 Makassar.
Copyrights © 2022