Self Esteem merupakan komponen konsep diri yang didefinisikan sebagai pengaturan pikiran dan perasaan individu tentang harga diri dan kepentingan, yaitu sikap global positif atau negatif yang mengarah pada dirinya sendiri Masalah dalam penelitian ini adalah apakah harga diri mempengaruhi belajar siswa pencapaian. Artikel untuk menguji hubungan antara Self Esteem dengan prestasi belajar mahasiswa Akuntansi di Universitas Triatma Mulya. Metode yang digunakan adalah metode asosialtif yang bertujuan untuk menguji hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat Objek dalam penelitian ini mahasiswa akuntansi Universitas Triatma Mulya. Regresi Linier sederhana adalah metode metode analisiss data yang digunakan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang sudah semester V. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan ditemukan bahwa semakin tinggi tingkat Self Esteem semakin maka baik prestasi belajar. Self Esteem dapat digolongkan menjadi dua, yaitu Self Esteem rendah dan Self Esteem tinggi. Seseorang yang memiliki Self Esteem rendah akan cenderung memiliki sikap mengalah (self-defeating). Sikap mengalah ini akan menjadikan orang tersebut lebih peka dan rentan tersinggung. Selain itu, orang dengan Self Esteem rendah akan cenderung untuk membaca tanda-tanda penolakan dari orang lain dalam perilaku kesehariannya sehingga mengganggu proses adaptasi, baik adaptasi secara mental maupun perilaku. Sedangkan bagi individu yang memiliki Self Esteem tinggi lebih cenderung untuk memiliki ekpektasi akan kenyataan yang kuat. individu dengan Self Esteem tinggi lebih mengutamakan tindakan yang dapat menguatkan dan meningkatkan hubungan untuk melawan bullying yang dipersepsikan sebagai tindakan merendahkan yang ditujukan kepada dirinya.
Copyrights © 2022