Hiperurisemia merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar asam urat serum pada orang dewasa lebih dari 7,0 mg/dl pada pria dan lebih dari 6,0 mg/dl pada wanita. Bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan makan dan riwayat keluarga dengan kadar asam urat pada penderita Hiperurisemia di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Penelitian ini bersifat deskriptif Analitik dengan desain Crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hiperurisemia yang rawat jalan di Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh sebanyak 45 orang ditentukan berdasarkan cara Accidental Sampling. Pengukuran kadar asam urat menggunakan Easy Touch GCU, kebiasaan makan menggunakan form SQ-FFQ (Semi Quantitative-Food Frequency Questionnaire), dan riwayat keluarga menggunakan kuesioner. Analisis univariat dilakukan secara deskriptif, sedangkan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square test dengan nilai α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan yang mempunyai kebiasaan mengkonsumsi makanan sumber purin kategori kurang baik dengan kadar asam urat tinggi sebesar 81%, sedangkan yang memiliki riwayat keluarga penderita asam urat dengan kadar asam urat tinggi sebesar 84,6%. Kebiasaan mengkonsumsi protein dengan kadar purin tinggi dan riwayat keluarga berhubungan dengan peningkatan kadar asam urat pada penderita Hiperurisemia di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Memberikan informasi dan edukasi berupa pemilihan makanan yang tepat untuk mengontrol kadar asam urat atau mencegah penyakit hiperurisemia.
Copyrights © 2022