cover
Contact Name
T.M. Rafsanjani
Contact Email
tmrafsanjani@serambimekkah.ac.id
Phone
+6285310750403
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Teuku Nyak Arief, No. 206, Simpang Mesra, Lamgugob, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Serambi Mekkah
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
ISSN : 26545934     EISSN : 26218178     DOI : http://dx.doi.org/10.32672/makma.v2i3.1534
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) with E-ISSN: 2621-8178 and P-ISSN: 2654-5934, DOI prefix code: 10.32672 is an official journal of the Public Health Faculty Serambi Makkah University, Aceh Province. It publishes original papers on: Epidemiology; Health Education and Behaviour Science; Health Policy Administration; Reproductive Health; Public Health Nutrition; Environmental Health; Occupational Health and Safety; others health sciences considered relevant. MaKMA is published three times a year in February, June, and October.
Articles 272 Documents
PENGARUH SANITASI DASAR TERHADAP KEPADATAN LALAT PADA WARUNG NASI DAN KANTIN (Studi Kasus Di Kecamatan Tangan-Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya) Masyudi, Masyudi
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 1, No 1 (2018): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.218 KB) | DOI: 10.32672/makma.v1i1.633

Abstract

Menurut laporan bidang kesehatan lingkungan dan epidemiologi tahun 2016 daerah Kecamatan Tangan-Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya menduduki peringkat pertama dalam angka kesakitan diare, sebanyak 78 kasus. Jumlah warung makan, dan kantin yang ada di Kecamatan Tangan-tangan mencapai 132. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh sanitasi dasar terhadap kepadatan lalat di kecamatan Tangan-tangan  Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini bersifat analitik  yaitu untuk melihat pengaruh sanitasi dasar kepadatan lalat pada warung nasi dan kantin  di Kecamatan Tangan-tangan, dengan jumlah responden sebanyak 57 yang diperoleh dari hasil rumus slovin. Hasil penelitian diperoleh bahwa tidak ada pengaruh penyediaan air bersih pada warung nasi dan kantin terhadap kepadatan lalat, dengan nilai p-value 0.581 . Tidak ada pengaruh pengelolaan sampah pada warung nasi dan kantin terhadap kepadatan lalat, dengan nilai p-value 0.110 . Ada pengaruh sanitasi dasar tingkat kepadatan lalat pada warung nasi dan kantin terhadap kepadatan lalat di Kecamatan Tangan-Tangan, dengan nilai p-value 0.031 . Disarankan kepada pihak karyawan atau penjamah serta pengelola rumah makan/warung nasi  khususnya untuk dapat meningkatkan dan menjaga lebih baik lagi sanitasi dasar rumah makan/ warung nasi  khususnya dalam pengelolaan sampah agar  terhindar dari lalat yang dapat menyebarkan berbagai penyakit baik pada makanan maupun pengunjung.Kata Kunci: Sanitasi Dasar, Kepadatan Lalat, Warung Nasi.
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS PRANIKAH DAN DAMPAKNYA PADA SMPN 3 KALIPURO Azizah, Zumrotul
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 2, No 1 (2019): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.269 KB) | DOI: 10.32672/makma.v2i1.888

Abstract

Remaja adalah suatu masa perkembangan setiap individu mulai dari pertama kali menunjukkan tanda-tanda seksual sekunder sampai mencapai kematangan seksual, serta individu telah mengalami perkembangan psikologi dan pola berpikir dari kanak-kanan menjadi dewasa. Angka perilaku seks pranikah pada remaja di indonesia berdasarkan data ditemukan bahwa kehamilan pada usia kurang dari 15 tahun terutama terjadi di perdesaan, meskipun dengan proporsi yang sangat kecil (0,03%). Resiko perilaku seks pranikah pada remaja ini tidak hanya berdampak jangka pendek saja, namun juga berdampak jangka panjang, bahkan dapat mempengaruhi kelanjutan hidup remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja tentang seks pranikah dan dampaknya pada siswa SMPN 3 Kalipuro di Banyuwangi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain studi Cross Sectional. Total populasi 84 siswa/siswi, dan Sampel dalam penelitian ini diambil dari semua total populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja pada siswa SMPN 3 Kalipuro Sekitar 50% sudah ada yang mengetahui tentang seks pranikah. Namun, masih ada yang belum mengetahui mengenai seks pranikah. Sehingga remaja berhak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi yang benar.Kata Kunci: Dampak, Pengetahuan, Remaja, Seks Pranikah.
ASOSIASI PENGGUNAAN INTERNET DAN OBESITAS DI ERA DIGITAL: REVIEW SISTEMATIS Handayani, Yeni Sri; Fathimi, Fathimi
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 2, No 1 (2019): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/makma.v2i1.878

Abstract

Penggunaan internet menjadi gaya hidup baru dan memiliki risiko terhadap kesehatan. Menurut penelitian tentang hubungan berat badan dan penggunaan Internet yang bermasalah cenderung mengalami obesitas. Pendapat ahli penggunaan internet yang bermasalah menurunkan aktivitas fisik dan gaya hidup yang menetap dapat meningkatkan berat badan dan gejala terkait. Penelitian ini bertujuan untuk melihat asosiasi penggunaan internet yang tidak tepat terhadap risiko obesitas. Metode pada penelitian ini menggunakan tinjauan sistematis melalui PRISMA diambil dari jurnal basis data yaitu Science Direct dan JSTOR menggunakan kata kunci "penggunaan internet" dan "obesitas" dan "BMI" dan "remaja", tahun publikasi dari 2012 hingga 2017. Jurnal ditinjau dengan kriteria PICOS. Terpilih 3 dari 233 jurnal untuk dilakukan kritik dan analisis, penelitian ini menggunakan penilaian kritis dengan desain cross-sectional. Hasil temuan menunjukkan pria dan wanita dengan masalah penggunaan internet memiliki risiko masalah pengendalian berat badan. Penilaian faktor risiko menunjukkan pria lebih berisiko dari pada wanita. Sementara itu, kualitas tidur dan penggunaan Internet berdampak pada kesehatan yang buruk. Berdasarkan review sistematis dapat disimpulkan penggunaan internet yang tidak tepat dapat menyebabkan obesitas yang lebih besar, untuk itu perlu intervensi gaya hidup penggunaan internet demi meningkatkan kualitas generasi muda yang sebagai generasi penerus bangsa.Kata Kunci: Penggunaan Internet, Obesitas,
PERBEDAAN NILAI SEBELUM DAN SETELAH PROGRAM WEEKLY SAFETY TALK PADA PEKERJA DI PT BUMI SUKSESINDO Anggraeni, Meidyas Dwi
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 2, No 3 (2019): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.357 KB) | DOI: 10.32672/makma.v2i3.1278

Abstract

Komunikasi Keselamatan kerja merupakan bagian dari kegiatan pendukung untuk pencegahan kecelakaan kerja. Salah satu upaya pencegahan yang ada dalam K3 adalah melaksanakan program safety talk di tempat kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan nilai sebelum dan sesudah pemberian program weekly safety talk pada pekerja di PT. Bumi Suksesindo. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada pekerja PT. Bumi Suksesindo, Pesanggaran Banyuwangi tahun 2019.  Sampel dari penelitian ini berjumlah 99 pekerja dari departemen di PT. Bumi Suksesindo yang dipilih melalui random sampling. Variabel penelitian ini adalah program weekly safety talk dan juga pengetahuan pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bhawa sebagaian besar responden memiliki  usia 26 ? 35 tahun dan berpendidikan SMA. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata ? rata nilai pekerja sebelum dilakukan weekly safety talk  adalah 66,92, sedangkan setelah diberikan weekly safety talk adalah 79,42, maka terjadi peningkatan rata ? rata nilai sebelum dan sesudah dilakukan weekly safety talk.  Diketahui juga nilai p value = 0,000 yang artinya nilai sesudah dilakukan weeklysafety talk signifikan lebih besar dibandingkan dengan sebelum dilalukan weekly safety talk.
ANALISIS KONDISI FASILITAS SANITASI DAN KELUHAN KESEHATAN KORBAN BANJIR BANDANG ACEH TENGGARA DI POSKO PENGUNGSIAN Irmansyah, Irmansyah
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 1, No 2 (2018): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/makma.v1i2.817

Abstract

Banjir bandang merupakan bencana yang diakibatkan faktor alam. Banjir bandang tidak dapat diprediksi membuat masyarakat harus tinggal di posko pengungsian. Dalam posko pengungsi sangat membutuhkan fasilitas sanitasi yang memadai karena kurangnya sarana sanitasi dan lingkungan yang padat pengungsian dapat mempermudah penularan penyakit dari satu kepada yang lain. Masalah kesehatan di posko berpotensi menimbulkan KLB. Penyakit yang terjadi di pengungsian seperti diare, ISPA, kulit, campak disebabkan karena jeleknya sanitasai lingkungan. Tujuan penelitian untuk menganalisis kondisi fasilitas sanitasi dan keluhan kesehatan korban Banjir bandang di posko pengungsian Kecamatan Bandar. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah Bapak atau Ibu yang menjadi kepala keluarga yang tinggal di posko pengungsian Kecamatan Bandar dengan jumlah sampel diambil menggunakan teknik Cluster Sampling (area sampling) atau sampling daerah dengan dua tahap. Kondisi air bersih yang ada diposko pengungsian di Kecamatan Bandar tidak memenuhi syarat kesehatan, jamban yang digunakan para pengungsi tidak memenuhi syarat, pengolahan limbah padat di posko pengungsian tidak memenuhi syarat, pengolahan limbah cair di posko pengungisan sudah ada yang memenuhi syarat sebanyak 2 tempat (28,4%) namun masih 5 tempat (71,6%) yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Jenis keluhan yang paling banyak dialami oleh masyarakat adalah keluhan pernafasan dengan gejala yang dirasakan seperti batuk sebanyak 76 orang (86,4%) dan pilek/hidung tersumbat sebanyak 63 orang (71,6%). Perlu dilakukan perbaikan fasilitas sanitasi kesehatan seperti penampungan air bersih, jamban, tempat sampah dan SPAL serta masyarakat mau berpartisipasi untuk menjaga lingkungan sekitarnya.Kata Kunci: Fasilitas Sanitasi, Keluhan Kesehatan, Pengungsi.
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN C DAN E TERHADAP JUMLAH SEL SPERMATOGONIA YANG DIPAPAR RADIASI SINAR X (Studi Eksperimental pada Mencit (Mus Muculus) Galur Balb/C) Soffan, Mochammad; Rafsanjani, T M
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 2, No 2 (2019): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.251 KB) | DOI: 10.32672/makma.v2i2.1305

Abstract

Radiasi sinar X merupakan salah satu radiasi pengion yang menyebabkan terbentuknya radikal bebas sehingga merusak sel spermatogonia. Penggunaan vitamin C dan E sebagai antioksidan untuk melindungi sel tubuh. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian vitamin C dan E terhadap jumlah sel spermatogonia yang dipapar radiasi sinar X. Metode penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control group design pada 35 ekor mencit (Mus musculus) dibagi menjadi 5 kelompok secara acak yaitu KP tanpa paparan radiasi dan pemberian vitamin, KN dengan paparan radiasi sinar X 25 mGy/hari tanpa pemberian vitamin, KP 1 diberikan vitamin C 0,26 mg/hari, KP 2 diberikan vitamin E 0,208 mg/hari, KP 3 diberikan kombinasi vitamin C 0,26 mg/hari dan vitamin E 0,208 mg/hari setiap sebelum pemaparan radiasi sinar X 25 mGy/hari selama 4 hari dengan waktu penelitian 21 hari. Pada hari ke 22 sampel diterminasi diamati melalui mikroskop. Jumlah sel spermatogonia dianalisis One Way Anova kemudian uji post Hoc LSD. Hasil rerata jumlah spermatogonia pada KP, KN, KP1, KP2 dan KP3 yaitu 24,24; 13,28; 19,36; 19,60 dan 23,32. Hasil uji One Way Anova diperoleh nilai p sebesar 0,000 (p<0,05) artinya terdapat perbedaan rerata jumlah sel spermatogonia yang bermakna antara kelima kelompok. Hasil uji post Hoc LSD menunjukkan perbedaan rerata sel spermatogonia antar dua kelompok ditunjukkan oleh hampir semua pasangan kelompok (p<0,05); kecuali untuk perbandingan rerata sel spermatogonia antara KP1 dan KP2 (p>0,05). Terdapat pengaruh pemberian vitamin C dan E terhadap jumlah sel spermatogonia mencit yang dipapar radiasi sinar X.
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DAN INFORMASI TERHADAP PENGETAHUAN SISWA TENTANG PENCEGAHAN HIV AIDS (Studi Kasus Di SMA Negeri I Samalanga Kabupaten Bireun) Rosita, Sri; Safitri, Riski
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 1, No 1 (2018): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.937 KB) | DOI: 10.32672/makma.v1i1.638

Abstract

Berdasarkan Profil Kesehatan Aceh 2016 jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Bireun pada tahun 2016 sudah mencapai 45 orang dari berbagai tingkatan umur. Berdasarkan survei awal yang dilakukan peneliti di SMAN 1 Samalanga Kabupaten Bireun tahun 2017, diketahui bahwa sampai tahun 2016 belum pernah ada pihak sekolah maupun petugas kesehatan yang melakukan penyuluhan tentang HIV-AIDS. Hal ini menyebabkan pengetahuan siswa siswi tentang HIV-AIDS masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran keluarga dan informasi terhadap pengetahuan siswa tentang pencegahan HIV-AIDS di SMA Negeri 1 Samalanga Kabupaten Bireun. Penelitian ini bersifat Survei Analitik dengan desain cross sectional studi. Jumlah Sampel yang diambil yaitu 85 responden. Analisis yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Tempat penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Samalanga Kabupaten Bireun pada tanggal 17 Juni sampai 13 Juli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan peran keluarga terhadap pengetahuan siswa tentang pencegahan HIV-AIDS (P-value  0,027< 0,05), dan terdapat hubungan antara informasi dengan pengetahuan siswa tentang pencegahan HIV-AIDS (P-value  0,014< 0,05). Diharapkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bireun untuk memberikan penyuluhan secara lebih intensif kepada siswa dan guru di sekolah serta kepada keluarga siswa mengenai pencegahan HIV-AIDS.Kata Kunci : Informasi, Peran Keluarga, Pencegahan HIV AIDS
PEMERIKSAAN TELUR SOIL TRANSMITTED HELMINTHS PADA KOTORAN KUKU PEMULUNG DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) SAMPAH Widodo, Agus; Ikawati, Kartika
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 2, No 2 (2019): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.099 KB) | DOI: 10.32672/makma.v2i2.1303

Abstract

Kebiasaan buruk pemulung yang tidak mengindahkan pengelolaan sampah dan kebersihan diri mengakibatkan  bakteri  dan  parasit khususnya Soil Transmitted Helminths  dapat  dengan mudah menginfeksi. Soil Transmitted Helminths  terdiri dari: Ascaris lumbricoides, Necator americanus, Ancilostoma duodenale, Trichuris trichiura, dan Strongiloides stercoralis. Pemulung sangat rentan terinfeksi telur  Soil Transmitted Helminths tersebut.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya infeksi Soil Transmitted Helmiths pada  kotoran  kuku  pemulung  di Tempat  Pembuangan  Akhir  (TPA) Sampah Jatibarang Kecamatan Semarang Barat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan sampel sebanyak 67 orang yang diambil dengan teknik random sampling. Sebagai obyek penelitian adalah kuku pemulung yang diperiksa dengan metode Pengapungan NaCl jenuh.  Prinsip  dari metode ini yaitu mengapungkan parasit yang ada di kuku dengan pelarut yang berat jenisnya lebih tinggi dari berat jenis parasit.  Dengan pelarut NaCl jenuh, maka parasit akan terapung. Berdasarkan  pemeriksaan  dari 64 sampel (37 perempuan dan 30 laki-laki) didapatkan hasil positif A.lumbricoides 7 orang (10,5 %), Cacing tambang 0 (0 %),   T.trichiura 5 orang (7,4 %), dan S.stercoralis 0 (0 %). Pada kasus infeksi ganda didapatkan hasil 1 orang wanita (2,7 %) terkontamisasi A. Lumbricoides dan T. Trichiura , dan 1 orang  laki-laki (3,3 %) terkontamisasi A. Lumbricoides dan T. Trichiura. Semarang.
ASUPAN SERAT DAN AIR SEBAGAI FAKTOR RISIKO KONSTIPASI DI KOTA BANDA ACEH Mulyani, Nunung Sri
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 2, No 1 (2019): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.395 KB) | DOI: 10.32672/makma.v2i1.884

Abstract

Konstipasi adalah suatu keadaan yang ditandai oleh perubahan konsistensi feses menjadi keras, ukuran besar, penurunan frekuensi atau kesulitan defekasi. Angka menunjukkan bahwa sekitar 2,5 juta kunjungan ke dokter setiap tahun adalah untuk mengobati konstipasi dan jumlah orang yang menderita konstipasi meningkat dengan usia. Serat makanan di dalam feses dapat menyerap banyak air, sehingga membuat feses menjadi lunak atau mencegah konstipasi. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional studi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang. Data yang dikumpulkan yaitu asupan serat, asupan cairan dan aktivitas fisik yang dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan food recall dan kuisioner. Analisis statistik yang digunakan yaitu Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi kejadian konstipasi di Puskesmas Batoh sebesar 66,7%. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara asupan serat dengan kejadian konstipasi (p value = 0,002), ada hubungan yang bermakna antara asupan cairan dengan kejadian konstipasi (p value= 0,005), dan tidak ada hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan kejadian kontipasi (p value = 0,057). Diharapkan pihak Puskesmas memberikan komunikasi informasi edukasi (KIE) agar masyarakat meningkatkan kualitas kesehatan agar mengurangi risiko yang dapat menyebabkan terjadinya konstipasi.Kata Kunci:  Asupan Cairan, Aktivitas Fisik, Asupan Serat, Kejadian Konstipasi
PERSEPSI IBU TERKAIT HAMBATAN DAN CUES TO ACTION DALAM TIDAK MEMENUHI IMUNISASI CAMPAK BAYINYA (DI DESA GROGOL KABUPATEN BANYUWANGI) Islamiyah, Khofifatul
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 2, No 3 (2019): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.657 KB) | DOI: 10.32672/makma.v2i3.1428

Abstract

ABSTRAKAngka cakupan imunisasi terjadi penurunan dari tingkat Nasional, Provinsi hingga Kabupaten Banyuwangi. Hampir 20% puskesmas di Banyuwangi belum mencapai target UCI. Puskesmas Mojopanggung merupakan puskesmas dengan angka cakupan terendah imunisasi campak yaitu sebesar 78,7%. Desa Grogol merupakan desa dengan angka cakupan imunisasi campak terendah yaitu hanya sebesar 62,3%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi ibu terkait hambatan dan cues to action (isyarat untuk bertindak) dalam tidak memenuhi imunisasi campak pada bayinya di desa Grogol Kecamatan Giri Banyuwangi.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, menggunakan desain penelitian studi fenomenologi. Penentuan subyek penelitian menggunakan teknik purposive. Subyek penelitian sejumlah 10 orang informan utama dan 7 orang informan kunci. Instrumen dalam penelitian adalah pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hambatan yang dirasakan informan, baik faktor intrinsik dan ekstrinsik. Persepsi ibu terkait cues to action (isyarat untuk bertindak) adalah dari media massa, dukungan keluarga, pengalaman pribadi dan pengalaman orang lain. Adanya penelitian ini diharapkan mampu menjadi landasan pengambil keputusan dalam menentukan langkah-langkah strategis dalam upaya meningkatkan cakupan imunisasi campak di Banyuwangi, khususnya di desa Grogol Banyuwangi.  Kata Kunci: Cues To Action, Hambatan, Imunisasi Campak, Persepsi.

Page 1 of 28 | Total Record : 272