Status gizi kurang pada balita dapat menimbulkan pengaruh yang dapat menghambat pertumbuhan fisik, mental maupun kemampuan berpikir. Balita yang menderita gizi buruk dapat mengalami penurunan kecerdasan (IQ). Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian kasus control (case control) dengan jumlah sampel sebanyak 68 responden yang terdiri dari 34 balita gizi kurang dan 32 balita tidak mengalami gizi kurang. Penelitian ini dilakukan pada 04 s/d 18 Januari Tahun 2021 di Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh. Uji statistik yang digunakan adalah uji deskriptif dan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita yang menderita penyakit infeksi memiliki 8 kali resiko gizi kurang, ibu balita yang pengetahuan kurang baik memiliki 4 kali resiko gizi kurangpada balita, balita yang sosial ekonomi rendah memiliki 7 kali resiko gizi kurang dan balita yang asupan makanan kurang cukup memiliki 5 kali resiko gizi kurang di Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2021. Kesimpulan adalah penyakit infeksi, pengetahuan, sosial ekonomi, dan asupan makanan menjadi faktor resiko yang menyebabkan kejadian gizi kurang pada balita di Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2021.
Copyrights © 2022