Tanah merupakan material yang sangat penting untuk konstruksi bangunan sebagai penyalur beban pondasi, maka harus mempunyai daya dukung tanah yang cukup. Daya dukung tanah didapat dari adanya kuat geser tanah yang mampu melawan tegangan geser saat tanah terbebani. Kadar air tanah (Water Content) berpengaruh terhadap kepadatan kering tanah ( ). Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kadar air terhadap kuat geser tanah, maka dilakukan pengujian geser langsung dengan variasi kadar air yang berbeda. Tanah yang dicampur dengan variasi kadar air , -4%, -2%,OMC, +2%, dan +4% dari nilai kadar air optimum (OMC), dipadatkan dengan standar proctor test, hasil pemadatan diuji geser langsung (Direct Shear Test) untuk mendapatkan nilai sudut geser (φ) dan kohesi tanah (c). Hasil uji geser dengan penambahan kadar air -4% dari nilai OMC, nilai sudut geser tanah terbesar yaitu 68,28º dengan kohesi 0,48 kg/cm², sedangkan penambahan kadar air +4% dari nilai OMC nilai sudut geser tanah terkecil yaitu 9,09º dengan kohesi 0,16 kg/cm². Kadar air pada tanah berpengaruh terhadap kuat geser tanah, semakin besar kandungan air pada saat pemadatan tanah, akan semakin kecil nilai sudut geser tanah dan nilai kohesi tanahnya.
Copyrights © 2018