Kehamilan adalah keadaan protrombotik fisiologis, wanita hamil mungkin berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi koagulopati dan/atau tromboemboli yang terkait dengan COVID-19. Metodeyang digunakan adalah studi literatur yang diambil dari berbagai jurnal nasional dan internasional, metode ini berupaya meringkas kondisi pemahaman terkini mengenai suatu topik. Hasil yang didapatkan, 1063 wanita memenuhi kriteria inklusi, di mana tiga (0,28, 95% CI 0,0 hingga 0,6) memiliki trombosis arteri dan/atau vena, tujuh (0,66, 95% CI 0,17 hingga 1,1) memiliki DIC, dan tiga lainnya (0,28, 95% CI 0,0-0,6) mengalami koagulopati tanpa memenuhi definisi DIC. 537 wanita (56%) telah dilaporkan melahirkan dan 426 (40%) memiliki kehamilan yang sedang berlangsung. Ada 17 (1,6, 95% CI 0,85 hingga 2,3) kematian ibu di mana DIC dilaporkan sebagai faktor. berdasarkan data menunjukkan bahwa koagulopati dan tromboemboli keduanya meningkat pada kehamilan yang terkena COVID-19
Copyrights © 2022