Vitamin D merupakan prohormon penting karena reseptor vitamin D (VDR) ada di banyak sel dan jaringan di seluruh tubuh. Pada masa kehamilan, vitamin D memainkan peran penting dalam embriogenesis, terutama perkembangan tulang janin dan homeostasis kalsium. Beberapa penelitian menunjukkan kekurangan vitamin D pada kehamilan dapat menyebabkan komplikasi untuk ibu, seperti diabetes mellitus gestasional (GDM), preeklamsia, operasi caesar, dan depresi pasca persalinan. Sementara itu, kekurangan vitamin D pada janin dapat menyebabkan komplikasi seperti berat badan lahir rendah (BBLR), kelahiran prematur, Intra Uterine Growth Restriction (IUGR), infeksi saluran pernapasan, efek pada antropometri, resiko autisme, dan dampak pada pematangan paru-paru. Kebutuhan vitamin D yang cukup untuk mencapai target serum pada janin atau bayi dapat disarankan dengan dosis sebesar 800 hingga 1000 IU per hari selama prakonsepsi atau kehamilan.
Copyrights © 2022