Budidaya tanaman dengan sistem hidroponik saat ini semakin banyak dipilih masyarakat karena semakin terbatasnya lahan sebanding dengan meningkatnya kebutuhan air. Hidroponik dengan sistem Nutrient Film Technique (NFT) dapat dijadikan solusi terhadap kebutuhan air yang diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang instalasi hidroponik sistem NFT dan menumbuhkan tanaman pada sistem NFT. Penelitian dilakukan dengan tahapan pembuatan pondok, pembuatan instalasi, penyemaian benih, pembuatan larutan nutrisi dan pemindahan benih ke instalasi. Metode penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2022, di halaman SMAN 16 Gowa, Lauwa Biringbulu. Terdapat 10 (sepuluh) orang siswa dan 2 (dua) orang guru ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan ini. Dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa perancangan hidroponik sistem NFT dimulai dengan pembuatan pondok, naungan dan instalasi. Pertumbuhan tanaman selada, pakcoy dan kangkung hingga panen selama 38 hari. Hasil ini, hampir sama dengan pertumbuhan tanaman pada sistem hidroponik lainnya, namun lebih cepat dibandingkan budidaya konvensional. Air yang dibutuhkan pada instalasi hidroponik NFT dalam menumbuhkan tanaman selada, pakcoy dan kangkung hingga panen sebanyak 190 liter. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan penggunaan air hidroponik lain karena penempatan instalasi yang kurang tepat, sehingga air cepat habis karena penguapan.
Copyrights © 2022