Artikel ini, penulis membahas tema “konsep pengaharapan katolik di tengah Pandemi” dalam refleksi dengan fokus “pengharapan” berdasarkan perspektif eklesiologi Kardinal Ignatius Suharyo. Tujuan tulisan ini, mengajak umat katolik untuk tetap dalam “pengharapan” di tengah kesulitan, kecemasan dan keprihatinan dampak dari Pandemi. Metode penelitian ialah pendekatan kepustakaan, penulis melakukan pengumpulan data terkait literatur yang digunakan seperti buku, artikel dan kompas yang berhubungan dengan tema “pengharapan” dan isu-isu seputar Pandemi. Output, Pandemi dapat membawa kita sampai pada pengalaman akan Tuhan dan membantu kita pada penemuan hal baru dan kita dipacu untuk menggalakkan aksi nyata. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tema pengharapan tidak pernah padam ketika manusia meletakan harapannya pada Tuhan. Justru, pada kondisi kesulitan manusia, Tuhan mengasihi manusia dan menganugerahi kemampuan melakukan sesuatu seperti Vaksin, Prokes dan menggalakkan aksi nyata berupa bantuan sosial untuk melawan dan menangani Pandemi-Covid-19.
Copyrights © 2022