Abstrak. Masa pandemi Covid19 memaksa pelaku UMKM mempertahankan usahanya ditengah kondisi yang tidak menentu. Kondisi pandemi memunculkan pola kebiasaan baru untukselalu terhubung secara daring. Hal ini mendesak para pelaku UMKM untuk segerabertransformasi digital menangkap peluang dan memperluas jangkauan pasar produknya yangsejalan dengan program pemerintah pada agenda percepatan pemulihan ekonomi nasional,UMKM Go-Digital. Tim pengabdian kepada masyarakat bermitra dengan salah satu UMKMbidang kuliner, Tahu Gajah, bersinergi dalam perjalanan transformasi digital dengan membangundigital branding kit yang berupa brand identity, website, dan akun sosial media Instagram (IG).Metode pada program ini terdiri dari (1) persiapan yang meliputi analisis kebutuhan lapangan danstudi pustaka; (2) perancangan digital branding (3) pelaksanaan kegiatan berupa serah terimadigital branding (brand identity, website tahugajah.com dan akun IG @tahugajah) danpendampingan strategi pemasaran digital. Selama satu bulan kegiatan pendampingan kamimembantu pembuatan konten IG berupa promosi website, promosi produk serta pemasanganIG ads. Hasil dari pendampingan berupa kunjungan website sebanyak 36 kunjungan dan 48pengikut baru akun IG dengan jangkauan pemasaran sebanyak 15,8 ribu akun dan jumlahinteraksi konten sebesar 149 akun. Hal ini merupakan sebuah potensi awal bagi UMKM TahuGajah untuk bertransformasi digital demi keberlangsungan perkembangan bisnis di masa kini danmendatang. Kata Kunci: digital branding, UMKM, website, Instagram, Go-Digital
Copyrights © 2022