Sering kali ditemukan pada saat menari, anak tunarungu menunjukkan gerakan yang kaku dan kurang luwes. Hal tersebut dikarenakan tubuh seseorang belum terlatih dalam melakukan gerakan. Kurangnya kelenturan seseorang dikarenakan kurangnya latihan olah tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan olah tubuh terhadap peningkatan keluwesan gerak tari terhadap siswa tunarungu di SLBN Salatiga. Penelitian ini dikembangkan berdasarkan best practice peneliti sebagai seorang guru seni budaya di SLBN Salatiga. Tahapan penelitian ini yaitu 1) menemukan permasalahan keluwesan gerak anak tunarungu. 2) menyusun rancangan pembelajaran untuk meningkatkan keluwesan gerak tari dan 3) melakukan uji coba pembelajaran olah gerak 4) melakukan pencatatan hasil uji coba terhadap keluwesan gerak tari anak tunarungu dan 5) melakukan analisis hasil. Penelitian ini dilaksanakan di SLBN Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan latihan olah tubuh dapat meningkatkan keluwesan gerak tari siswa tunarungu baik aspek wirogo, wiromo dan wiroso. Anak tunarungu lebih mudah dalam melakukan berbagai gerakan yang diajarkan oleh guru dan terlihat lebih luwes dalam melakukan gerakan – gerakan tari.
Copyrights © 2021