Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptip kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana daya sugesti diksi kelong dalam puisi lisan Makassar yang penuh nilai-nilai keraifan lokal dalam menanamkan nilai-nilai dalam bertutur, bertindak dan bertingkah laku pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kelong diciptakan dengan berusaha memilih diksi yang tepat untuk menyugesti pendengar atau pembaca. Kata-kata ini memancarkan daya magis tetentu sehingga mampu menyentuh perasaan manusia. Instrumen Penelitian ini adalah peneliti sebagai instrument kunci (key instrument). Teknik analisis data yang dilakukan melalui tiga siklus yakni pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan simpulan dan verifikasi. Teori Van Dijk sebagai kerangka teori dengan grand teori hermeneutika sebagai pisau analisis. Berdasarkan hasil analisis ditemukan ada beberapa daya magis yang mampu menyentuh perasaan manusia seperti perasaan berani, marah, sedih, gembira, senang, susah, haru, kesal, benci, rindu, sayang, malu, semangat, dan menyesal. Penelitian ini akan memberikan manfaat yang sangat berharga bagi guru Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah dalam mengembangkan materi pembelajarannya di kelas, khususnya dalam pembelajaran apresiasi puisi dan prosa budaya lokal masing-masing di setiap daerah atau pun negara.
Copyrights © 2022