Soil substrate adalah media tanam aquascape yang merupakan bagian dasar dari aquascape yang bersentuhan langsung dengan akar tanaman. Fungsi dari soil susbstrat selain untuk media tanam yaitu untuk menutrisi tumbuhan. Pembuatan soil substrate menggunakan bahan baku tanah dan humus. Untuk meningkatkan ketahanan bentuk granula soil substrate, pada penelitian ini digunakan molasses sebagai perekat. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengunaan molase dan arang terhadap kejernihan dan pH air serta ketahanan granula pada pembuatan soil substrate. Proses pembuatan substrate soil diawali dengan pencampuran bahan baku tanah humus dan tanah taman kemudian dicampur dengan bahan tambahan perekat berupa molase yang dispreykan. Variabel yang digunakan yaitu molase 10 mL, 20 mL dan 30 mL dengan pengenceran dengan air 1 : 10 dengan variasi persen arang 5%, 10% dan 15% dengan metode wet granulation. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin banyak kadar molase memiliki ketahanan bentuk granula yang lebih baik dibandingkan dengan sampel blangko. Semakin banyak arang maka kejernihan air dalam aquascape semakin jernih walaupun granula dalam keadaan hancur.
Copyrights © 2022