Penggunaan pewarna alami yang berasal dari tumbuhan semakin banyak dilakukan salah satunya dengan memanfaatkan kulit rambutan yang menghasilkan warna cokelat muda. Namun konsumsi rambutan yang berlebih sebanding dengan sampah kulit rambutan yang dihasilkan. Pada penelitian ini, ekstrak dari kulit rambutan menggunakan mordan tawas pada kain katun ukuran 50 cm x 115 cm sebagai motif batik jumputan. Mordan tawas digunakan untuk tiga cara mordanting yang berbeda. Hasil warna cream coklat terbaik diperoleh pada meta-mordanting dengan uji ketahanan warna menggunakan detergen 1% dan Grey Scale dan Staining Scale. ABSTRACT Natural dyes derived from plants is increasingly being done, one of which is by utilizing rambutan skin which produces a light brown color. However, excessive consumption of rambutan is comparable to the waste of rambutan skin that is produced. In this study, the authors used extracts from rambutan peel using alum mordant on 50 cm x 115 cm cotton as jumputan batik motifs. Alum mordant for using three different mordanting methods was used. The best brown cream color results were obtained in meta-mordanting with a color resistance test using 1% detergent and Grey Scale and Staining Scale Test.
Copyrights © 2022