Penelitian ini mengguanakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, yang terdiri dari 2 (dua) faktor yaitu faktor pertama yakni dosis pupuk kandang (K) yang terdiri dari 3 taraf, K1 = 1,0 kg/plot, K2 = 1,5 kg/plot dan K3 = 2,0 kg/plot. Faktor kedua adalah dosis pupuk urea (U) yang terdiri atas 3 taraf yaitu : U1 = 15 gr/plot, U2 = 30 gr/plot dan U3 = 35 gr/plot. Adapun perubahan-perubahan yang diamati dalam penelitian ini adalah Tinggi tanaman diamati pada umur 20 dan 30 HST. Dengan cara mengukur tinggi tanaman dari pangkal batang hingga daun tertinggi, dengan menggunakan meteran dalam satuan cm, jumlah daun dihitung pada umur 20 dan 30 HST. Dengan cara menghitung jumlah daun pertanaman, lebar daun rata-rata diukur pada umur 20 dan 30 HST. Pengukuran diukur dengan alat ukur penggaris dengan mengukur panjang dan lebar dan berat basah per rumpun dilakukan dengan cara menimbang tanaman sawi per rumpun pada waktu panen umur 30 HST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk kandang berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman sawi umur 20 dan 30 HST, jumlah daun umur 30 HST, lebar daun umur 30 HST dan berat basah per rumpun. Berpengaruh tidak nyata jumlah daun umur 20 HST dan lebar daun umur 20 HST. Dosis ououk kandang terbaik dijumpai pada K1 (1,0 kg/plot), Dosis pupuk urea berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman sawi umur 20 dan 30 HST, jumlah daun umur 20 dan 30 HST, lebat daun umur 20 dan 30 HST dan berat basah per rumpun dan terdapat interaksi yang tidak nyata antara dosis pupuk urea dengan dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi.
Copyrights © 2021