Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan pada SD Negeri 12 Bireuen.Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 17 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh sebagian siswa masih dibawah standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan yaitu 70. Hasil siklus 1 pada observasi pengajar,observasi siswa,dan hasil belajar belum berhasil. Masing–masing persentase tingkat keberhasilan berdasarkan hasil penelitian, maka hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus I ditemukan 5 orang yang tuntas dengan presentase 29,41% dan sisanya 12 orang yang dikategori tidak tuntas dengan nilai persentase sebesar 70 ,58% hal ini menunjukkan belum optimal. Sehingga masih perlu dilakukan pengulangan siklus. Pada siklus II ini telah terjadi peningkatan hasil belajar. Hal ini terlihat pada Penilaian Hasil belajar bahwa di siklus II terdapat 15 siswa yang tuntas dengan Presentase 88,23% sisanya sebanyak 2 siswa yang tidak tuntas dengan presentase 11,76%. Hal ini menunjukkan pada pertemuan kedua mengalami peningkatan sebesar 76% sehingga disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada siswa kelas V SD Negeri 12 Bireuen dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi organ gerak hewan dan manusia.
Copyrights © 2022