Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol. 3 No. 2 (2022): April-Juni

Edukasi sebagai Penghalang Berita Hoaks tentang Covid-19: Education as a Barrier to Covid-19 Hoax News

Andi Maulana Kamri (Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
Rumah Sakit Islam Faisal, Makassar, Indonesia)

Muh. Reski (Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia)
Zakinah Aulia (Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia)
Risti Yuni (Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia)
Riskiyani Rukmana (Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia)
Kristina T. Kristina T. (Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia)
Nurul Fadilla (Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia)
Nadiah Apriliani (Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia)
Alifqah Meylia (Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia)
Filman Afrian (Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia)
Rahma Khairiyani (Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia)
Sitti Aminah (Fakultas Farmasi, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2022

Abstract

The rapid development of information and technology in all aspects has made the boundaries of the world smaller. The same thing happens in the world of health. People easily access information without looking at the accuracy and validity of the information source. In this limited era of the pandemic, it doesn't even become an obstacle to getting information. This service was a preventive measure to help people filter information obtained from online media. The service was carried out using social media where the community is easy to access and use. The method used was experimental quantitative. All respondents who meet the inclusion criteria can be included in the population. We used posters and videos to educate respondents. Respondents were aged <12 years were not included because they were related to immature patterns of understanding and capturing information. After they saw the posters and videos, the respondents would fill out a questionnaire to see their responses to the information provided. Therefore, we knew the results of the education provided to respondents. Around 144 respondents were obtained from several parts of Indonesia and the results showed that there were still around 20% of the people who believed in the circulating hoaxes about Covid-19.   ABSTRAK Pesatnya perkembangan informasi dan teknologi di segala aspek membuat batas dunia menjadi semakin kecil. Hal yang sama terjadi juga dalam dunia kesehatan. Masyarakat mudah mengakses suatu informasi tanpa melihat akurasi dan validitas sumber informasi. Di era pandemi yang serba terbatas ini bahkan tidak menjadi halangan untuk mendapatkan informasi. Pengabdian ini menjadi sebuah langkah preventif untuk membantu masyarakat untuk menyaring informasi yang didapatkan dari media online. Pengabdian dilakukan menggunakan media sosial dimana masyarakat sangat mudah mengakses dan menggunakan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dimana semua responden yang memenuhi kriteria inklusi dapat masuk dalam populasi. Kami menggunakan poster dan video untuk memberikan edukasi kepada responden. Responden usia <12 tahun tidak diikutkan karena terkait dengan pola pemahaman dan penangkapan informasi yang belum matang. Setelah mereka melihat poster dan video, maka responden akan mengisi sebuah kuesioner untuk melihat respons mereka terhadap informasi yang diberikan, sehingga kami akan mengetahui hasil dari edukasi yang diberikan kepada responden. Responden yang didapatkan sekitar 144 dari beberapa wilayah Indonesia dan hasilnya menunjukkan masih  ada sekitar 20% masyarakat yang percaya akan hoaks yang beredar tentang Covid-19.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

PJPM

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community health services. The scope Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat receives articles from all public service activities in the field of ...