BerawaldariterjadinyafenomenaIndustry Megashiftsataupergeseranindustrisecarabesar-besaranakibatpandemi Covid-19 di seluruhdunia yang berimbaspadalahirnyaNew Tourism Economy,istilahbarudalamindustripariwisata yang ditandaidenganempatkarakteristikyaituhygiene, less-crowd, low-touch, low mobility. Hal initentunyaberpengaruhterhadappergeseranpreferensikonsumenketikainginberwisata, dalammencaritempatwisataatauopsiberlibur yang bersifatlebihintimdanhanyabepergiandalamjumlahmikro. Taksampaidisitu, isumental health akibat Covid-19 jugacukupmenarikperhatianakibatbanyaknyapemberlakuankebijakanbaru di masapandemi Covid-19 yang menbuathilangnyarutinitashariandankontaksosial. Berliburataurekreasimenjadijawabankarenamampumengembalikankesehatan mental denganmengurangistress yang dirasakan, memberikanketenanganpadapikiran, memberikanperspektifbaruterhadapsuatuhalsehinggamemperbaruimemoripikiran, danmelupakanmasalahsejenak. Adanyahaltersebutmunculopsi berliburbaruyaitustaycation yang jugamerupakanwujuddaripenerapanNew Tourism Economy. Opsiliburaninidigemaribanyak orang karenadinilaihematbiayadansifatnya yang intim. Usunganstaycationsebagaitrenberliburbarumenjadikonsep ide tentangbagaimanamembuatdesainperancangan yang responsifterhadaptrenbarupariwisatasekaligusmenjawabpermasalahankesehatan mental, yaituperancanganresort yang bersifatrekreatif.
Copyrights © 2022