This study relates social interaction to loneliness. This study aims to determine the relationship between social interaction and the loneliness of the orphanage in Samarinda. This research uses a quantitative approach. The subjects of this research were 100 orphanage teenagers using total sampling technique. The data collection method used is the scale of loneliness and social interaction. Assumption test using correlation analysis method. The collected data was analyzed by Pearson R Correlation analysis test with the help of SPSS (Statistical Packages for Social Science) version 25.0 for Windows program. The results of the study of social interaction with the loneliness of orphanage adolescents have a correlation of -0.311 and sig = 0.002 (p < 0.05),So, there is a negative relationship between social interaction and loneliness in orphanage adolescents.Penelitian ini berkaitan antara interaksi sosial dengan kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara interaksi sosial dengan kesepian remaja Panti Asuhan di Samarinda. Penelitian ini menggunkan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 100 anak remaja panti asuhan dengan menggunakan teknik total sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala kesepian dan interaksi sosial. Uji asumsi menggunakan metode analisis korelasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji analisis Pearson R Correlation dengan bantuan program SPSS (Statistical Packages for Social Science) versi 25.0 for Windows. Hasil dari penelitian interaksi sosial dengan kesepian remaja panti asuhan memiliki korelasi -0.311 dan sig = 0.002 (p < 0.05), yang artinya semakin rendah interaksi sosial maka semakin tinggi kesepian pada remaja di panti asuhan di samarinda. Jadi, ada hubungan negatif antara interaksi sosial dengan kesepian pada remaja panti asuhan
Copyrights © 2022