PMT (Pemutus Tenaga) sebagai saklar pemutus dan penghubung arus beban dalam kondisi normal ataupun abnormal. Keandalan PMT sebagai pengaman listrik sangat penting untuk penyaluran listrik melaui penjulang (jaringan) dari gardu sat uke gardu lainya, sehingga PMT perlu pemeliharaan. Batasan studi jaringan listrik 150 kV pada Gardu Induk Padalarang untuk penjulang Bandung Utara 1. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni melakukan pengujian langsung pada PMT, yang meliputi uji pentanahan, tahanan isolasi, tahanan kontak dan keremapakan kontak. Hasil pengujian didapatkan nilai pentanahan fasa R 0,3 Ω, S 0,44 Ω, T 0,75 Ω , masih dibawah nilai standar 1 Ω. Hasil pengujian tahanan isolasi dengan nilai terkecil pada saat pengujian atas – tanah fasa R, dengan nilai kebocoran arusnya 0,21 mA, masih dalam nilai standar yaitu 1kV/1M Ω. Hasil pengujian tahanan kontak pada setiap fasa R 33 µΩ, S 30 µΩ , T33 µΩ , masih dibawah nilai standar 50 µΩ. Hasil pengujian keserempakan kontak pada setiap fasa close dan open didapat hasil perhitungan close 0,6 ms, open 0,5 ms, sedangkan nilai standar waktu keserempakan 10 ms. Berdasarkan hasil uji, maka PMT untuk salah satu penjulang ( penyulang Bandung Utara 1) masih dalam kondisi layak untuk digunakan .
Copyrights © 2021