Penelitian dilakukan dengan dua siklus masing-masing siklus terdiri atas empat tahapan, yakni : perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Indikator kinerja yang ditetapkan adalah bila minimal skor 12 (cukup aktif). Dalam program penyusunan RPP Integrasi PPK, Literasi, 4.C dan HOTS guru kelas di SDN 2 Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang, maka sudah dapat dikatakan tindakan yang diterapkan berhasil. Aspek yang diukur dalam observasi adalah Antusiasme Guru di SDN 2 Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang , interaksi Guru dengan pembina Kepala sekolah, interaksi dengan Guru dalam KKG, Kerja sama kelompok, aktivitas dalam diskusi kelompok. Dari analisis diperoleh bahwa terjadi peningkatan aktivitas dan kompetensi guru dalam menyusun RPP dari siklus I ke siklus II. Ketercapaian indikator kinerja terdapat pada tindakan ke II. Dengan demikian, dapat diumpamakan bahwa Model Pembinaan CLCK dalam program penyusunan RPP Integrasi PPK, Literasi, 4.C dan HOTS dapat meningkatkan kompetensi guru di SDN 2 Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang, Guru memberikan respon positif terhadap pembinaan CLCK dalam program penyusunan RPP Integrasi PPK, Literasi, 4.C dan HOTS dapat meningkatkan kompetensi guru di SDN 2 Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Dengan demikian dapat disarankan kepada Kepala Sekolah atau peneliti yang lain agar Model Pembinaan CLCK dalam program penyusunan RPP Integrasi PPK, Literasi, 4.C dan HOTS tetap dilaksanakan secara berkesinambungan, Model CLCK yang diperoleh untuk peningkatan Kompetensi Guru Kelas dalam program penyusunan RPP Integrasi PPK, Literasi, 4.C dan HOTS tetap dilaksanakan secara berkesinambungan.
Copyrights © 2022