Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah sabut kelapa menjadi produk yang bernilai ekonomis, dan pada akhirnya akan menambah pendapatan bagi masyarakat serta untuk meminimalisir terjadinya polusi estetika. Metode: Pengabdian masyarakat yang dilakukan menggunakan metode penyuluhan/sosialisasi tentang pemanfaatan limbah sabut kelapa dan pelatihan/praktik tentang pembuatan cocopot. Pengumpulan sampel berupa limbah sabut kelapa dan data yang diperoleh dianalisi menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil: Warga yang mengikuti penyuluhan dan pelatihan sebanyak lima orang. Materi yang diberikan dalam pelatihan meliputi pengeringan dan penguraian sabut kelapa menjadi cocofiber, pembuatan pola/cetakan, pengisian cetakan dan finishing. Kegiatan ini mendapatkan tanggapan positif dan warga sangat antusias yang ditandai dengan keaktifan mereka saat melakukan praktik langsung pembuatan cocopot. Kegiatan diakhiri dengan penjelasan tentang teknik pemasaran baik secara online maupun langsung. Warga yang mengikuti kegiatan ini sangat antusias sekali dan mereka dapat membuat cocopot sendiri. Kesimpulan: Warga dapat memanfaatkan limbah sabut kelapa menjadi produk bernilai ekonomis berupa cocopot secara mandiri. Selain itu dapat menambah wawasan masyarakat mengenai hasil olahan sabut kelapa dan membuka peluang usaha yang dapat dilakukan dari rumah dimasa pandemi COVID-19, serta lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat.
Copyrights © 2022