Permasalahan yang muncul di awal proses pembelajaran adalah rendahnya pemahaman dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA di kelas IX-C SMP Negeri 2 Tenggarang Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Subjek penelitian sebanyak 29 siswa. Pengumpulan data dengan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Validasi data dengan teknik triangulasi.Analisis data dilaksanakan secara kualitatif dan kuantitatif pada setiap akhir siklus.Hasil penelitian membuktikan penggunaan metode kerja kelompok mampu meningkatkan pemahaman belajar siswa dari 37,93% atau 11 siswa pada kondisi awal, menjadi 68,97% atau 20 siswa pada siklus I, dan pada siklus II meningkat menjadi 93,10% atau 27 siswa, serta meningkatkan hasil belajar siswadari rata-rata 62,07 pada kondisi awal,pada siklus I menjadi 75,17, dan pada akhir siklus II menjadi 85,86, sedangkan ketuntasan belajar mengalami peningkatan yang cukup signifikan dimana pada kondisi awal hanya 8 orang siswa atau 27,59%, pada siklus I menjadi 62,07% atau 18 siswa, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 89,66% atau 26 siswa. Kesimpulannya adalah penggunaan metode kerja kelompok terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa kelas IX-C SMP Negeri 2 Tenggarang Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020.
Copyrights © 2022