Dengan menggunakan Emotional Activities Learning (Pembelajaran yang mengembangkan minat dan perhatian Guru) dapat berjalan dengan optimal. Kemampuan dasar pada materi pembelajaran hubungan pemerintahan pusat dan daerah dapat tercapai dengan baik. Hal ini dapat terlihat pada hasil evaluasi Guru yang mencapai ketuntasan 70%. Pada siklus I menunjukkan Dari data di atas dapat kita lihat dari hasil aktifitas Guru yang memiliki aktifitas baik dalam kegiatan belajar sebanyak 2 (13.33%) dan sedang sebanyak 4 (27%) serta sebanyak 9 (60%) menunjukkan aktifitas kurang. Sedangkan hasil pengamatan dari sudut perhatian Guru dalam kegiatan belajar, Guru yang memiliki perhatian baik sebanyak 0 (0%), sedangkan sebanyak 2 (20%) dan perhatian kurang 8 (80%). Dari hasil presatasi belajar data diatas dapat disimpulkan pada Siklus I ini Pengajaran Guru secara rata rata mencapai 68 dari sejumlah Guru sebanyak 15 Guru. Hal ini masih berada di bawah SKBM sebesar 70. Untuk itu perlu diadakan kegiatan pada Siklus yang ke II. Pada Siklus II diperoleh data dari hasil aktifitas Guru yang memiliki aktifitas baik dalam kegiatan belajar sebanyak 13 (87%) dan sedang sebanyak 1 (7%) serta sebanyak 1 (7%) menunjukkan aktifitas kurang. Sedangkan hasil pengamatan dari sudut perhatian Guru dalam kegiatan belajar, Guru yang memiliki perhatian baik sebanyak 12 (80%), perhatian orang tua sebanyak 2 (13%) dan perhatian kurang 1 (7%). Dari hasil presatasi belajar data diatas dapat disimpulkan pada Siklus II ini Pengajaran Guru secara rata rata mencapai 81.3 ( 81%) dari sejumlah Guru sebanyak 15 Guru. Hal ini berada di atas SKBM sebesar 70. Untuk itu tidak perlu diadakan kegiatan pada Siklus berikutnya, Sehingga pembelajaran dengan menggunakan Emotional Activities Learning dinyatakan Tuntas.
Copyrights © 2022