Menyadari akan pentingnya penggunaan model pembelajaran dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah membuat berbagai kebijakan. Kebijakan tersebut diantaranya adalah peningkatan mutu guru melalui berbagai penataran maupun pelatihan, adanya proyek peningkatan mutu melalui droping pendidikan ke setiap jenjang sekolah tentu harus diikuti dengan pengembangan model pembelajaran sesuai dengan karakteristik media. Berdasarkan kenyataan yang ada, tingkat keterampilan siswa Kelas X DPIB C dalam hal menguasai kompetensi dasar Menghitung gaya batang pada konstruksi rangka sederhana dalam kategori kurang. Hal ini didukung adanya mean skor kelas hanya mencapai 58,33. Sedangkan siswa yang telah mencapai KKM 44,44% atau 16 siswa saja dari KKM yang telah ditetapkan 75. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 3 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 4 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Menghitung gaya batang pada konstruksi rangka sederhana melalui strategi pembelajaran Awarness Training pada siswa Kelas X DPIB C, SMK Negeri 1 Jenangan Kabupaten Ponorogo Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020. Peranan model pembelajaran Awarness Training dalam meningkatkan hasil belajar Menghitung gaya batang pada konstruksi rangka sederhana ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 73,89; siklus II 76,11; dan siklus III 81,39. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 47,22%, siklus II 55,56%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 83,33%.
Copyrights © 2022