Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Objek penelitian melalui modifikasi alat bantu sedangkan subjeknya adalah siswa kelas IV SD Kristen Tungu Kecamatan Pulau-Pulau Aru yang berjumlah 18 siswa. Pertemuan dalam penelitian ini menggunakan dua siklus. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data diperoleh dari hasil tes unjuk kerja yang ditampilkan siswa pada saat pelaksanaan tes. Dari hasil penelitian yang dilakukan, terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari kondisi awal ke siklus I dan siklus II, baik dari peningkatan nilai ratarata pembelajaran sepak bola maupun nilai ketuntasan hasil belajar. Pada kondisi awal hasil belajar siswa menunjukan hanya 5 siswa (20.83%) yang telah tuntas dari KKM yang diharapkan yaitu 65, sedangkan 9 siswa masih dibawah KKM. Peningkatan kemampuan gerak pada pembelajaran menendang bola dalam modifikasi alat bantu dapat dilihat dari nilai KKM (65,00) atau tuntas sebesar 89,29% setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai belajar siswa yang tuntas sebanyak 5 dari 14 siswa (37,71%) dan pada siklus II yang tuntas sebanyak 14 dari 14 siswa keseluruhan atau tuntas sebesar 100 %
Copyrights © 2021