: Fenomena yang terjadi saat ini adalah gembala-gembala di gereja sudah lagi tidak bermisi melainkan berkompetisi bahkan lebih menitikberatkan pada teologi kemakmuran. Gembala harus mempunyai pemahaman yang benar tentang misi Gereja. Peran Gembala juga sangat penting dalam melaksanakan misi Gereja. Meski kondisi pertemuan tatap muka saat ini terbatas, misi tetap dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi media digital. Tujuan media digital adalah untuk membawa Injil dan nilai-nilai Kekristenan ke seluruh dunia. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode literatur bersifat kualitatif, yang menekankan pada studi mendalam terhadap literatur-literatur seperti buku-buku, jurnal-jurnal ilmiah untuk memperoleh dan mengumpulkan data. Metode deskriptif dipakai untuk memaparkan bagaimana seharusnya peran gembala dan bagaimana paradigma misi gembala yang benar terhadap digital misi. Kesimpulannya, apapun media yang digunakan dan disampaikan gembala harus memahami inti dari misi Gereja yaitu mewartakan bahwa Yesus Kristus adalah Juruselamat umat manusia. Sehingga peran gembala sangat penting dalam menjalankan misi. Di mana peran gembala antara lain mau berkorban dalam pelayanan memberitakan Firman Tuhan; mampu membimbing dan mengarahkan, mempunyai kepedulian terhadap jiwa-jiwa. Sedangkan karena perkembangan dunia saat ini mengarah ke dunia digital sebaiknya para gembala juga mau menyediakan waktu untuk belajar dan memanfaatkan media digital dengan bijak sehingga jangkauan untuk menyebarkan menjadi lebih luas.
Copyrights © 2022